3+ Contoh Peribahasa Bahasa Jawa Terbaru, Keren, Terupdet

Contoh Peribahasa Bahasa Jawa – Seperti yang kita ketahui, bahwa bahasa jawa memiliki banyak sekali peribahasa yang memiliki arti atau makna yang cukup menarik. Maka dari itu bagi Anda yang ingin mengenal dan mengetahui peribahasa bahasa jawa, berikut ini adalah beberapa contoh peribahasa bahasa jawa dan juga artinya.

Contoh Peribahasa Bahasa Jawa

Contoh Peribahasa Bahasa Jawa

  1. Ana dina, Ana upa

Contoh peribahasa dan artinya yang pertama adalah ” Ana dina, Ana upa ” nah peribahasa ini memiliki arti bahwa ” Ada hari, Ada Nasi “. Maknanya adalah bahwa jika setiap orang bekerja dengan rajin dan tekun pasti akan mendapatkan sesuap nasi untuk makan. Jadi selama masih ada hari esok dan tenaga kita masih kuat untuk bekerja, maka pasti akan ada hasil yang kita dapatkan untuk hidup. Peribahasa lain yang juga mirip dengan peribahasa ini adalah ” Ora obah, Ora mamah ” yang artinya jika kita tidak bergerak maka kita tidak akan bisa makan. Jadi untuk bisa mencari makan atau rezeki seseorang harus bekerja kelas terlebih dahulu, karena tidak ada sesuatu yang bisa didapatkan secara instan.

  1. Witing tresna jalaran saka kulino

Contoh peribahasa bahasa jawa yang berikutnya adalah ” Witing tresna jalaran saka kulino ” yang artinya adalah cinta itu bisa berawal dari seringnya seseorang bertemu. Jadi bisa dikatakan bahwa peribahasa ini lebih membahahas tentang cinta yang diawali dari berteman antara lawan jenis. Maka dari itu bagi kalian yang berteman dengan lawan jenis maka hati – hati karena bisa jadi salah satu diantara kalian jatuh cinta. Peribahasa ini juga sudah sangat terkenal sekali di pulau jawa maupun di luar pulau jawa.

  1. Alon – alon waton kelakon

Contoh peribahasa dalam bahasa jawa yang selanjutnya adalah ” Alon – alin waton kelakon “, nah peribahasa ini memiliki arti yaitu pelan – pelan yang penting tercapai. Peribahasa ini juga telah menjadi semboyan bagi orang jawa jika sedang melakukan sesuatu yang ingin mereka capai. Karena mayoritas orang jawa berpikir bahwa semua itu sudah ada waktunya, jadi jangan sampai karena kita terlalu ingin cepat mencapainya tujuan tersebut malah terlewatkan. Peribahasa ini juga sangat populer sekali terutama di kalangan suku jawa, karena memang peribahasa ini sudah menjadi semboyan bagi orang jawa dalam melakukan sesuatu yang mereka inginkan.

  1. Jer basuki mawa beya

Contoh peribahasa bahasa jawa yang terakhir adalah ” Jer basuki mawa beya ” yang memiliki arti bahwa sebuah kebahagian itu membutuhkan biaya. Nah makna biaya disini adalah sebuah kerja keras atau pengorbanan yang harus dilakukan. Karena cita – cita, impian atau kebahagian itu tidak bisa didapatkan hanya dengan berdiam diri saja.

3+ Contoh Peribahasa Bahasa Jawa Terbaru, Keren, Terupdet

Tinggalkan komentar