2 Bacaan Doa Iftitah dalam Latin dan Artinya

Doa Iftitah – Doa iftitah merupakan salah satu bacaan dalam sholat wajib dan sholat sunnah, kecuali sholat jenazah. Hukum bacaan doa ini ialah sunnah yang berarti apabila dibaca akan mendapat pahala, namun jika tidak dibaca juga tidak mendapat dosa dan sholat yang dilakukan tetap sah.

Bacaan Doa Iftitah

Bacaan Doa Iftitah

Bacaan iftitah terbagi kedalam beberapa jenis, baik itu versi panjang ataupun versi pendek. Berikut di bawah ini ialah dua versi bacaan iftitah yang kerap dipakai dan digunakan ketika sholat.

1. Versi Pertama:

Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa’ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Artinya:

“Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya. “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim.”

2. Versi Kedua:

Allahumma ba’id bainiy wa baina khotoyaaya kamaa baa’idta bainalmasyriqi walmaghribi. Allahumma naqqiiniy min khotoyaaya kamaa yunaqqii tsaubul abyadu minnad danasi. Allahummaghsilniyy min khotoyaaya bistalji wal maai wal barodi.

Artinya:

“Ya Allah, jauhkan antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah bersihkan (sucikan) dariku kesalahanku sebagaimana Engkau bersihkan (sucikan) baju yang putih dari kotoran. Ya Allah cucilah (bersihkanlah) aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air, dan embun.”

Disamping kedua versi bacaan doa di atas, masih terdapat beberapa versi bacaan lain yang telah disepakati oleh sebagian ulama yang bernilai sama atau setara dengan doa iftitah.

Perbedaan beberapa versi doa tersebut terletak pada panjang pendeknya ayat doa yang dibaca dan arti doa tersebut.

Meski begitu, Anda bisa menggunakan bacaan iftitah sesuai dengan keyakinan atau aliran yang Anda yakini selama ini.

Bagaimana Cara Menghafal Doa Iftitah?

Bagaimana Cara Menghafal Doa Iftitah

Menghafal doa mungkin menjadi sesuatu hal yang sulit bagi sebagian orang. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir akan hal ini. Terdapat beberapa cara yang bisa diterapkan agar hafalan doa yang dilakukan bisa maksimal.

Adapun cara pertama yang bisa Anda lakukan ialah menyalinnya terlebih dahulu bacaan doa tersebut dalam tulisan latin agar mudah dibaca. Hal ini tentunya akan sangat membantu, terlebih bagi Anda yang masih kerap mengalami kesulitan membaca tulisan hijaiyah atau arab.

Selanjutnya, pahami pelafalan kata demi kata dengan baik dan benar. Jika sudah, maka langkah selanjutnya yakni menggabungkan beberapa kata tersebut menjadi kalimat. Ulangi hal tersebut pada kata-kata selanjutnya sampai semuanya terbentuk kalimat.

Jika seluruh kata telah terbentuk menjadi kalimat, maka Anda dapat dengan mudah menghafalkan doa tersebut. Dalam hal ini, Anda juga harus memperhatikan hukum bacaan tajwid ataupun waqof saat membacanya agar bacaan doa tersebut menjadi lebih sempurna.

Kapan Membaca Doa Iftitah?

Kapan Membaca Doa Iftitah

Bacaan iftitah biasanya dilafalkan ketika rakaat pertama dalam sholat, lebih tepatnya yakni setelah melakukan takbiratul ikhram dan sebelum membaca surat Al-fatihah. Dalam sela waktu tersebut, Anda bisa melafalkan salah satu dari beberapa versi doa yang ada.

Meski berbeda, namun pada dasarnya semua bacaan iftitah tetaplah sama yakni berisi pujian-pujian terhadap Allah Swt. Selain mengamalkan sunnah Rasulullah, bacaan iftitah juga dapat menjadi doa pemohon ampunan dosa sekaligus pembuka pintu-pintu langit.

Walaupun termasuk sebagai amalan sunnah, namun pelafalan iftitah saat sholat sangatlah dianjurkan. Hal ini tentunya tidak terlepas dari berbagai manfaat yang nantinya akan diperoleh ataupun keutamaan-keutamaan ketika membacanya.

Itu sebabnya, alangkah baiknya Anda selalu membiasakan untuk membaca doa ini pada rakaat pertama sholat atau pada rakaat kedua jika Anda lupa tidak membacanya di rakaat pertama.

Adab dalam Membaca Doa Iftitah

Adab dalam Membaca Doa Iftitah

Sebelum membahas lebih jauh mengenai keutamaan membaca iftitah, alangkah baiknya Anda pahami terlebih dahulu mengenai adab yang disarankan ketika melafalkan doa iftitah.

Beberapa adab dalam membaca iftitah di bawah ini diperoleh dari Kitab Al Adzkar karya Imam An-Nawawi. Kitab tersebut tidak hanya berisi mengenai adab dalam membaca iftitah, namun terdapat juga bebarapa hal yang penting untuk diperhatikan ketika melaksanakan sholat.

Itu sebabnya, penting untuk Anda pahami dengan baik, mengingat hal-hal di bawah ini bisa diterapkan dalam sholat wajib ataupun sholat sunnah. Adapun beberapa diantaranya ialah:

1. Disunnahkan untuk Menggabung Doa Iftitah

Bacaan Iftitah kerap kali dinilai terbagi ke dalam dua  bagian yakni bagian pertama mulai dari Allahuakbar kabira sampai dengan minal musyrikiin. Selanjutnya bagian kedua mulai dari innasholati sampai dengan minal muslimiin.

Dalam kitab Al Adzkar, kedua bagian tersebut sangat dianjurkan untuk dibaca bersamaan atau digabung menjadi satu bacaan doa saja.

2. Makmum Masbuk

Dalam hal ini, makmum tidak diwajibkan membaca iftitah ketika sholat. Ketetapan ini ditentukan berdasarkan kemampuan makmum tersebut dalam membacanya, jika dirasa tidak mampu atau takut akan tertinggal sholat, maka iftitah boleh untuk tidak dibaca.

Namun, makmum harus tetap membaca surat Al-Fatihah, mengingat bacaan surat tersebut merupakan syarat wajib yang harus dilakukan ketika sholat.

3. Jika Lupa Membaca Tidak Perlu Sujud Syahwi

Berbeda dengan beberapa syarat wajib sholat yang lain dimana ketika lupa membaca atau melakukannya diwajibkan melakukan sujud syahwi di akhir sholat sebelum salam.

Doa iftitah merupakan salah satu sunnah dalam sholat sehingga ketika Anda lupa tidak membacanya, maka tidak perlu melakukan sujud syahwi.

4. Dibaca Lirih

Pelafalan iftitah sangat disarankan dengan suara yang lirih atau tidak terlalu keras, baik itu saat Anda menjadi imam ataupun makmum. Berbeda ketika Anda melafalkan Al-Fatihah yang memang disarankan untuk bersuara.

5. Bisa Dibaca pada Rakaat Kedua

Jika Anda lupa tidak membaca iftitah pada rakaat pertama ketika sholat, maka pelafalan iftitah bisa diganti saat rakaat kedua. Urutan pelafalannya juga sama yakni sebelum surat Al-Fatihah. Hal ini bisa Anda lakukan jika ingat sebelum rakaat kedua.

Satu hal yang penting untuk Anda ketahui mengenai pelafalan iftitah hanya bisa dilakukan pada rakaat pertama dan kedua saja, tidak dengan rakaat ketiga ataupun keempat. Dengan begitu ketika Anda ingat tidak membaca pada rakaat ketiga, maka iftitah tidak perlu dibaca.

6. Tidak Perlu Menggunakan Iftitah Jika Sholat di Akhir Waktu

Dalam kitab tersebut, Imam An-Nawawi juga menjelaskan bahwa iftitah alangkah baiknya tidak usah dibaca ketika Anda sholat dalam akhir waktu atau mendekati masuknya waktu sholat selanjutnya.

Dalam hal ini, Anda cukup membaca surat Al-Fatihah saja tanpa didahului iftitah terlebih dahulu. Ketetapan ini telah disepakati oleh sebagian ulama dan berlaku ketika hampir memasuki waktu sholat berikutnya.

Berbeda ketika Anda sholat tepat waktu atau di awal waktu, maka bacaan iftitah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dibaca pada rakaat pertama sebelum surat Al-Fatihah.

Setelah memahami mengenai beberapa adab dalam membaca iftitah di atas, maka penting juga untuk Anda ketahui mengenai keutamaan ketika membacanya.

Dengan mengetahui apa saja keutamaan yang akan diperoleh, maka besar harapan nantinya Anda akan semakin rajin dalam mengamalkannya.

Keutamaan Membaca Doa Iftitah

Keutamaan Membaca Doa Iftitah

Meski termasuk dalam sunnah sholat, namun alangkah baiknya Anda tetap membacanya karena doa tersebut termasuk dalam salah satu syarat wajib dalam rukun Islam. Itu sebabnya sangat merugi jika Anda tidak membacanya.

Terlepas dibaca sebagai bagian dari sunnah sholat, pada dasarnya bacaan iftitah sendiri banyak memiliki keutamaan bagi para pembacanya. Arti dan kandungan doa tersebut memiliki makna indah yang bisa menjadi bentuk penghambaan yang maksimal kepada Allah Swt.

Adapun beberapa keutamaan yang akan diperoleh ketika Anda membaca doa iftitah ialah:

1. Mendapatkan Pahala dari Amalan Sunnah

Berhubung iftitah termasuk salah satu amalan sunnah dalam sholat, maka keutamaan pertama yang akan Anda peroleh ketika membacanya ialah mendapatkan pahala dari Allah Swt.

Dalam hal ini jenis pahala yang diperoleh ialah pahala dari amalan sunnah, baik itu dalam sholat wajib ataupun sholat sunnah. Itu sebabnya, bacaan doa ini sangat dianjurkan untuk selalu Anda baca dalam sholat, bisa dalam rakaat pertama atupun kedua.

Jika semua sholat yang Anda lakukan selama sehari disertai dengan bacaan iftitah, maka berapa kira-kira pahala yang akan Anda peroleh selama sebulan atupun setahun? Cukup banyak bukan?

Dengan begitu, membiasakan diri untuk selalu membaca iftitah ketika sholat bisa menjadi salah satu penambah alaman sunnah disamping melakukan amalan lainnya seperti sholat sunnah, sholawat, membaca asmaul husna, puasa dan masih banyak lagi.

2. Sebagai Media untuk Memohon Ampunan

Tidak hanya mendapatkan pahala ketika membacanya, Anda juga bisa mendapatkan ampunan atas segala dosa-dosa yang telah diperbuat selama ini melalui lantunan iftitah yang dilafalkan setiap sholat.

Doa tersebut mampu menunjukkan hakikat manusia sebagai makhluk ciptaan Allah yang tidak luput dari salah dan dosa. Itu sebabnya, iftitah bisa menjadi salah satu cara ataupun tempat untuk meminta permohonan kepada Allah Swt.

Dengan begitu, usahakan untuk selalu melafalkan doa iftitah pada rakaat pertama sholat dengan khusyuk agar Allah dapat mendengar apa yang menjadi keinginan dan permohonan hambanya ketika beribadah.

Melalui bacaan yang khusyuk dan ikhlas, maka hati dan pikiran akan terfokuskan sehingga ibadah yang dilakukan besar kemungkinan akan semakin baik.

3. Diangkat Doanya oleh Para Malaikat

Berdasarkan salah satu hadist shahih yang diriwayatkan oleh sahabat Nabi, Anas bin Malik RA bahwa terdapat laki-laki muslim yang melafalkan iftitah ketika sholat akan dihampiri oleh malaikat. Nabi Muhammad SAW Bersabda:

“Aku melihat 12 malaikat bersegera menuju kepadanya (laki-laki muslim) mereka saling berlomba untuk mengangkat doa itu kepada Allah SWT”. (Hadits riwayat Muslim No. 1385).

Meski dalam hadist tersebut dijelaskan mengenai seorang laki-laki yang dihampiri malaikat, namun tidak menutup kemungkinan juga perempuan mengalami hal yang sama.

Dengan begitu, usahakan selalu untuk tetap membaca iftitah karena banyak keutamaan yang nantinya bisa diperoleh.

4. Sebagai Wujud Mendekatkan Diri pada Allah

Melafalkan doa iftitah ketika sholat secara tidak langsung bisa menjadi upaya untuk mendekatkan diri kita kepada sang pencipta. Hal ini dikarenakan kandungan dan makna didalamnya sangatlah lengkap.

Mulai dari permohonan ampunan kepada Allah, meminta petunjuk kepada Allah serta memintakan petunjuk dan perlindungan kepada Allah SWT.

Itu sebabnya, umat muslim senantiasa selalu dianjurkan untuk membaca doa iftitah ketika sholat, baik itu saat sholat wajib ataupun sholat sunnah. Dari beberapa keutamaan yang ada, maka sangat disayangkan jika Anda melewatkan iftitah ketika sholat.

Meski bukan menjadi syarat wajib dalam sholat, namun alangkah baiknya jika Anda membiasakan diri untuk selalu membaca iftitah.

2 Bacaan Doa Iftitah dalam Latin dan Artinya

Leave a Reply