Sunan Kalijaga Wali Songo dan Biografi Sejarahnya Lengkap

Sunan Kalijaga Wali Songo – Wali Songo merupakan tokoh-tokoh Islam yang sangat dihormati di Indonesia. Dan khususnya dipulau Jawa. Wali Songo terkenal sebagai orang yang sangat berpengaruh dalam penyebaran agama Islam pada abad ke 14 di Pulau Jawa. Maka tentunya akan sangat menarik jika mengulas Sejarah wali songo lengkap dengan Asal mula sembilan nama walisongo.

Wali songo tinggal di Pantai Utara Pulau Jawa yaitu di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Sejarah Wali songo berdakwah untuk mengajak masyarakat untuk mengenal dan masuk agama Islam tanpa adanya paksaan. Wali memiliki arti sebagai wakil atau menurut agama Islam memiliki istilah Waliyullah atau wali Allah. Sedangkan arti songo adalah sembilan. Sehingga wali songo memiliki arti sembilan wali Allah.

Dan salah satu wali Allah atau wali songo adalah yang bernama Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga atau Susuhanan Kalijaga yang merupakan tokoh Walisongo yang lahir pada tahun 1450 masehi. Sunan Kalijaga merupakan putra dari seorang Raden Ahmad Sahuri dan Dewi Nawamgarum.

Sunan Kalijaga wali Songo memiliki kemampuan dalam memasukkan pengaruh Islam ke dalam tradisi dan budaya Jawa. Dan makamnya berada di Kadilangu, Demak.  Sunan Kalijaga disebut-sebut memiliki pengalaman hidup sebagai seorang permpok atau Begal.

Sunan Kalijaga Wali Songo “Kisah Hidup Sunan Kalijaga”

Sunan Kalijaga Wali Songo "Kisah Hidup Sunan Kalijaga"

Sunan Kalijaga wali songo memiliki darah keturunan Ningrat mengingat ayahnya keturunan dari Ranggawale. Sunan kalijaga memiliki cara dakwah yang sangat unik yaitu dengan Wayang dan Gamelan. Dan  ini menjadi sarana untuk memperkenalkan ajaran Islam kepada masyarakat.

Sunan Kalijaga mengajak masyarakat lebih mendalami ajaran agama Islam dengan melalui si’ir atau Kidung berbahasa Jawa. Selain itu Sunan Kalijaga dikenal dekat dengan pejabat Keraton dan juga dengan masyarakat umum. Sunan Kalijaga dikenal Baik ia kerap membantu masyarakat dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang ada. Beliau mengajar di berbagai Daerah dan dikenal sebagai gurunya orang Jawa.

Sunan Kalijaga memiliki rasa sangat peduli akan tradisi dan dari berbagai tradisi yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dan kemudian diberi unsur dan nilai-nilai Islami. Seperti media Wayang yang semua menampilkan gambar manusia yang utuh yang kemudian diubah menjadi sekadar gambar mati atau dari samping.

Sehingga melalui wayang Sunan Kalijaga menanamkan nilai-nilai ajaran Islam, nilai akhlak dan ketauhidan yang berlandaskan ajaran Islam. Terdapat banyak karya-karya yang telah dibuat oleh Sunan Kalijaga yang dijadikan media untuk berdakwah.

Dan sebelum menggunakan model dakwah dengan pendekatan lewat kesenian dan kearifan lokal. Sunan Kalijaga wali songo terlebih dulu mempelajari watak dan budaya dari para penduduk sekitar. Mereka dikenal  suka dengan kesenian, nilai-nilai luhur yang serupa dan keramahan. Dengan begitu Sunan Kalijaga merancang untuk melakukan pendekatan yang sesuai dengan penduduk Jawa. Yaitu dengan cara Akulturasi budaya dan menyisipkan nilai-nilai Islam ke dalam budaya lokal. Dengan berdakwah Sunan Kalijaga menumbuhkan nilai-nilai Keislaman di Jawa. Sunan Kalijaga berhasil mengislamkan para penduduk di Jawa terutama di Indramayu dan Pamanukan.

Sunan Kalijaga Wali Songo dan Biografi Sejarahnya Lengkap

Tinggalkan komentar